Java Math.Pow Fungsi: Panduan Lengkap – Codewithaden

Matematika pow () digunakan untuk menghitung angka yang dinaikkan dengan kekuatan sejumlah nomor lainnya. Metode POW () berguna sambil mempertimbangkan ekspresi aljabar dalam suatu program. Selain itu, metode ini mengakomodasi semua aturan eksponensial.

Java Math.pow

Ava Math.pow () adalah metode bawaan yang digunakan untuk menghitung hasil eksponensial dengan mengambil input dalam hal satu nilai ganda yang dinaikkan ke yang lain. Fungsi Math.pow () menerima dua parameter dan mengembalikan nilai parameter pertama yang diangkat ke parameter kedua.

Sintaksis

public static double pow(double x, double y)
 

Parameter

Nilai ganda x adalah basis, dan nilai ganda y, yang merupakan eksponen.

Nilai pengembalian

Nilai ganda adalah x kekuatan y

Java

Catatan

  1. Jika nilai eksponen yang diteruskan adalah nol positif atau nol negatif, maka metode ini mengembalikan 1.0
  2. Jika nilai eksponen yang diteruskan adalah 1.0, metode ini mengembalikan nilai yang sama dengan nilai dasar yang diberikan.
  3. Jika nilai eksponen yang diteruskan adalah NAN, metode ini mengembalikan NAN.
  4. Jika nilai basis yang diteruskan adalah NAN dan nilai eksponen yang diberikan adalah non-nol, metode ini mengembalikan NAN. Jika nilai eksponen adalah nol, maka metode ini mengembalikan 1.0
  5. Jika nilai absolut dari basa lebih besar dari 1.0 dan eksponen adalah infinity positif, atau jika nilai absolut basa kurang dari 1,0 dan eksponen adalah infinity negatif, metode ini kembali Infinity positif
  6. Jika nilai absolut dari basa lebih besar dari 1.0 dan eksponen adalah infinity negatif, atau jika nilai absolut basa kurang dari 1,0 dan eksponen adalah infinity positif, metode ini kembali nol positif
  7. Jika nilai absolut basis adalah 1.0 dan eksponen tidak terbatas, maka metode ini mengembalikan NAN.
  8. Jika nilai dasarnya positif, nol, dan eksponen positif, atau jika nilai dasarnya positif tak terbatas dan eksponen negatif, metode tersebut kembali nol positif
  9. Jika nilai dasarnya positif, nol, dan eksponen negatif, atau jika nilai dasarnya positif tak terbatas dan eksponen positif, metode tersebut kembali Infinity positif
  10. Jika nilai dasar negatif, nol, dan nilai eksponen positif tetapi bukan bilangan bulat ganjil yang terbatas, atau jika nilai dasarnya tidak terbatas dan nilai eksponen negatif tetapi bukan bilangan bulat ganjil yang terbatas, maka metode tersebut kembali nol positif
  11. Jika nilai dasar adalah nol negatif dan nilai eksponen adalah bilangan bulat ganjil terbatas positif, atau jika nilai dasar adalah infinity negatif dan nilai eksponen adalah bilangan bulat ganjil terbatas negatif, metode tersebut kembali nol negatif
  12. Jika nilai dasar adalah nol negatif dan nilai eksponen negatif tetapi bukan bilangan bulat ganjil yang terbatas, atau jika nilai dasarnya tidak terbatas dan nilai eksponen positif tetapi bukan bilangan bulat ganjil yang terbatas, maka metode tersebut kembali Infinity positif
  13. Jika nilai dasar adalah nol negatif dan nilai eksponen adalah bilangan bulat ganjil terbatas negatif, atau jika nilai dasarnya adalah infinity negatif dan nilai eksponen adalah integer ganjil yang positif, metode mengembalikan Infinity negatif

Pertimbangkan contoh -contoh berikut:

Menunjukkan penggunaan metode Java Math.pow ().

import java.util.*;

public class Example1 {
  public static void main(String[] args) {
    double x = 2.0;
    double y = 4.0;
    System.out.println(Math.pow(x, y));
  }
}
 

Keluaran

->javac Example1.java
->java Example1
16.0
 

Melewati nilai eksponen baik nol positif atau negatif

import java.util.*;

public class Example2 {
  public static void main(String[] args) {
    double x = 2.0;
    double y = 0.0;
    double z = -0.0;
    System.out.println(Math.pow(x, y));
    System.out.println(Math.pow(x, z));
  }
}
 

Keluaran

->javac Example2.java
->java Example2
1.0
1.0
 

Contoh3.java: Contoh berikut menunjukkan situasi nilai eksponen yang lewat sebagai 1.0

import java.util.*;

public class Example3 {
  public static void main(String[] args) {
    double x = 2.0;
    double y = 1.0;
    System.out.println(Math.pow(x, y));
  }
}
 

Keluaran

->javac Example3.java
->java Example3
2.0 

Melewati nilai eksponen sebagai NAN.

import java.util.*;

public class Example4 {
  public static void main(String[] args) {
    double x = 2.0;
    double y = Double.NaN;
    System.out.println(Math.pow(x, y));
  }
}
 

Keluaran

->javac Example4.java
->java Example4
NaN
 

Contoh5.java: Contoh berikut menunjukkan situasi melewati nilai dasar sebagai NAN.

import java.util.*;

public class Example5 {
  public static void main(String[] args) {
    double x = Double.NaN;
    double y = 0.0;
    double z = 2.0;

    System.out.println(Math.pow(x, y));
    System.out.println(Math.pow(x, z));
  }
}
 

Keluaran

->javac Example5.java
->java Example5
1.0
NaN
 

Jika nilai absolut dari basa lebih besar dari 1.0 dan eksponen adalah infinity positif, atau jika nilai absolut basa kurang dari 1,0 dan eksponen adalah infinity negatif, metode ini kembali Infinity positif

Lihat kode berikut.

import java.util.*;

public class Example6 {
  public static void main(String[] args) {
    double x = 2.0;
    double y = Double.POSITIVE_INFINITY;

    double a = 0.3;
    double b = Double.NEGATIVE_INFINITY;

    System.out.println(Math.pow(x, y));
    System.out.println(Math.pow(a, b));
  }
}
 

Keluaran

->javac Example6.java
->java Example6
Infinity
Infinity 

Contoh berikut menunjukkan kasus ini.

Jika nilai absolut dari basa lebih besar dari 1.0 dan eksponen adalah infinity negatif, atau jika nilai absolut basa kurang dari 1,0 dan eksponen adalah infinity positif, metode ini kembali nol positif

Lihat kode berikut.

import java.util.*;

public class Example7 {
  public static void main(String[] args) {
    double x = 2.0;
    double y = Double.NEGATIVE_INFINITY;

    double a = 0.3;
    double b = Double.POSITIVE_INFINITY;

    System.out.println(Math.pow(x, y));
    System.out.println(Math.pow(a, b));
  }
}
 

Keluaran

->javac Example7.java
->java Example7
0.0
0.0
 

Melewati nilai absolut basis 1.0 dan eksponen tidak terbatas

Lihat kode berikut.

import java.util.*;

public class Example8 {
  public static void main(String[] args) {
    double x = 1.0;
    double y = Double.POSITIVE_INFINITY;

    double a = 1.0;
    double b = Double.NEGATIVE_INFINITY;

    System.out.println(Math.pow(x, y));
    System.out.println(Math.pow(a, b));

    System.out.println(Math.pow(-x, y));
    System.out.println(Math.pow(-a, b));
  }
}
 

Keluaran

->javac Example8.java
->java Example8
NaN
NaN
NaN
NaN
 

Contoh berikut menunjukkan kasus ini.

Jika nilai dasarnya positif, nol, dan eksponen positif, atau jika nilai dasarnya positif tak terbatas dan eksponen negatif, metode tersebut kembali nol positif

Lihat kode berikut.

import java.util.*;

public class Example9 {
  public static void main(String[] args) {
    double x = 0.0;
    double y = 2.0;

    double a = Double.POSITIVE_INFINITY;
    double b = -2.0;

    System.out.println(Math.pow(x, y));
    System.out.println(Math.pow(a, b));

  }
}
 

Keluaran

->javac Example9.java
->java Example9
0.0
0.0
 

Contoh berikut menunjukkan kasus ini.

Jika nilai dasarnya positif, nol, dan eksponen negatif, atau jika nilai dasarnya positif tak terbatas dan eksponen positif, metode tersebut kembali Infinity positif

import java.util.*;

public class Example10 {
  public static void main(String[] args) {
    double x = 0.0;
    double y = -2.0;

    double a = Double.POSITIVE_INFINITY;
    double b = 2.0;

    System.out.println(Math.pow(x, y));
    System.out.println(Math.pow(a, b));
  }
}
 

Keluaran

->javac Example10.java
->java Example10
Infinity
Infinity 

Contoh berikut menunjukkan kasus ini.

Jika nilai dasar negatif, nol, dan nilai eksponen positif tetapi bukan bilangan bulat ganjil yang terbatas, atau jika nilai dasarnya tidak terbatas dan nilai eksponen negatif tetapi bukan bilangan bulat ganjil yang terbatas, maka metode tersebut kembali nol positif

Lihat kode berikut.

import java.util.*;

public class Example11 {
  public static void main(String[] args) {
    double x = -0.0;
    double y = 2.0;

    double a = Double.NEGATIVE_INFINITY;
    double b = -2.0;

    System.out.println(Math.pow(x, y));
    System.out.println(Math.pow(a, b));

  }
}
 

Keluaran

->javac Example11.java
->java Example11
0.0
0.0
 

Contoh berikut menunjukkan kasus ini.

Jika nilai dasar adalah nol negatif dan nilai eksponen adalah bilangan bulat ganjil terbatas positif, atau jika nilai dasar adalah infinity negatif dan nilai eksponen adalah bilangan bulat ganjil terbatas negatif, metode tersebut kembali nol negatif

import java.util.*;

public class Example12 {
  public static void main(String[] args) {
    double x = -0.0;
    double y = 3.0;

    double a = Double.NEGATIVE_INFINITY;
    double b = -3.0;

    System.out.println(Math.pow(x, y));
    System.out.println(Math.pow(a, b));

  }
}
 

Keluaran

->javac Example12.java
->java Example12
-0.0
-0.0
 

Contoh berikut menunjukkan kasus ini.

Jika nilai dasar adalah nol negatif dan nilai eksponen negatif tetapi bukan bilangan bulat ganjil yang terbatas, atau jika nilai dasarnya tidak terbatas dan nilai eksponen positif tetapi bukan bilangan bulat ganjil yang terbatas, maka metode tersebut kembali Infinity positif

Lihat kode berikut.

import java.util.*;

public class Example13 {
  public static void main(String[] args) {
    double x = -0.0;
    double y = -2.0;

    double a = Double.NEGATIVE_INFINITY;
    double b = 2.0;

    System.out.println(Math.pow(x, y));
    System.out.println(Math.pow(a, b));

  }
}
 

Keluaran

->javac Example13.java
->java Example13
Infinity
Infinity 

Contoh berikut menunjukkan kasus ini.

Jika nilai dasar adalah nol negatif dan nilai eksponen adalah bilangan bulat ganjil terbatas negatif, atau jika nilai dasarnya adalah infinity negatif dan nilai eksponen adalah integer ganjil yang positif, metode mengembalikan Infinity negatif

import java.util.*;

public class Example14 {
  public static void main(String[] args) {
    double x = -0.0;
    double y = -3.0;

    double a = Double.NEGATIVE_INFINITY;
    double b = 3.0;

    System.out.println(Math.pow(x, y));
    System.out.println(Math.pow(a, b));

  }
}
 

Keluaran

->javac Example14.java
->java Example14
-Infinity
-Infinity 

Itu untuk tutorial fungsi Java Math.pow.

Lihat juga

Java Math.Ceil

Java Math.round

Java Math Min

Java Math Max

Lantai Matematika Java

Artikel ini berasal dari website Winpoin, dan kemudian diterjemahkan ke bahasa indonesia, baca artikel asli disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *