JavaScript Math Asinh: Panduan Lengkap – Codewithaden

Metode Asinh () berguna dalam konteks pemrograman yang berhubungan dengan ekspresi trigonometri. Itu asinh () adalah metode matematika statis , dan itu dapat digunakan tanpa membuat obyek

JavaScript Math Asinh ()

Untuk menemukan nilai arcsine hiperbolik dari argumen yang diberikan dalam JavaScript, gunakan Math.asinh () metode. JavaScript Math Asinh () adalah fungsi bawaan yang digunakan untuk mendapatkan busur hiperbolik dari angka.

Sinar busur hiperbolik dikenal dengan nama lain seperti sinus terbalik hiperbolik dan asinh. Ini adalah kebalikan dari fungsi sinus hiperbolik, yaitu, sinus hiperbolik terbalik dari nilai apa pun, katakanlah x adalah nilai y yang cosinus hiperbolik y adalah x.

Sintaksis

Math.asinh(x)
 

Parameter

Variabel X, yang nilai arcsine hiperboliknya harus ditentukan.

Nilai pengembalian

Nilai arcsine hiperbolik.

Polyfill

Math.asinh = Math.asinh || function(x) {
if(x === -Infinity){
 return x;
 } else {
      return Math.log(x + Math.sqrt(x*x+1));
 }
};

 

Lihat gambar berikut.

JavaScript

Kesesuaian

  • Google Chrome
  • Firefox
  • Opera
  • Safari
  • Android Webview
  • Chrome untuk Android
  • Edge Mobile
  • Firefox untuk Android
  • Opera untuk Android
  • Safari di iOS
  • Samsung Internet
  • Node.js

Tidak kompatibel dengan: Internet Explorer

Versi JavaScript: Ecmascript 6

Pertimbangkan contoh -contoh berikut.

Contoh1.js

Dia mengikuti kode menunjukkan penggunaan metode asinh ().

// example1.js

var a = -1;
var b = 2;
var c = 1;
var d = 0;

console.log(Math.asinh(a));
console.log(Math.asinh(b));
console.log(Math.asinh(c));
console.log(Math.asinh(d));
 

Keluaran

node example1
-0.881373587019543
1.4436354751788103
0.881373587019543
0
 

Contoh2.js

Metode Atanh () tidak dapat digunakan dengan argumen kompleks karena hanya argumen integer yang diterima.

// example2.js

// Complex values cannot be passed as arguments as follows
// Since only integer arguments are accepted.

console.log(Math.asinh(2+i));
 

Keluaran

node example2
ReferenceError: i is not defined 

Contoh3.js

Kode berikut menunjukkan penggunaan polyfill untuk metode ini.

// example3.js

var a = -1;
var b = 2;
var c = 1;
var d = 0;

function myfunc(x) {
  if (x === -Infinity) return x;
  else return Math.log(x + Math.sqrt(x * x + 1));
}

console.log(Math.asinh(a));
console.log(Math.asinh(b));
console.log(Math.asinh(c));
console.log(Math.asinh(d));

console.log(myfunc(a));
console.log(myfunc(b));
console.log(myfunc(c));
console.log(myfunc(d)); 

Keluaran

node example3
-0.881373587019543
1.4436354751788103
0.881373587019543
0
-0.8813735870195428
1.4436354751788103
0.8813735870195429
0 

Kesimpulan

JavaScript Math.asinh () Metode Mengembalikan Sinar Busur Hiperbolik dari Suatu Angka.

Lihat juga

JavaScript Math Atan ()

JavaScript Math Atanh ()

JavaScript Math ATAN2 ()

Javascript Math cos ()

JavaScript Math.cosh ()

JavaScript Math.abs ()

JavaScript Math.round ()

JavaScript Math.Random ()

Artikel ini berasal dari website Winpoin, dan kemudian diterjemahkan ke bahasa indonesia, baca artikel asli disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *